Inovasi terbaru, SMK Telkom Sidoarjo Adakan MonSlay menggantikan Upacara Rutin via Live IG

SIDOARJO-SMK Telkom Sidoarjo terus berinovasi untuk melaksanakan pembelajaran yang inovatif di tengah pandemi. Setelah sukses dengan program Skomda Talk dan Digital Talent, kemarin (20/04) SMK Telkom Sidoarjo mempersembahkan program terbaru dengan istilah Monday Slay. Monday Slay ini sebagai pengganti upacara bendera yang biasanya dilaksanakan setiap hari Senin, melalui media Instagram Live.

              Seperti yang diketahui, SMK Telkom Sidoarjo ikut berperan untuk memutus rantai penyebaran virus corona, sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (daring) sejak tanggal 16 Maret 2020. Hal ini membuat SMK yang beralamat di Jalan Raya Pecantingan  terus berinovasi agar pembelajaran daring menjadi efektif dan menarik bagi siswa, salah satunya dengan program Monday Slay.

              “Monday Slay ini hadir untuk memberikan feels seperti upacara online, agar anak-anak tidak bosan dengan rutinitas pembelajaran dan terus mengingat nilai-nilai SKOMDA,” ungkap wakil kepala bidang Kurikulum SMK Telkom Sidoarjo. Ungkapan Slay ini berasal dari bahasa Inggris yaitu kata yang diucapkan kepada orang yang telah melakukan sesuatu dengan luar biasa. “Penggunaan kata slay ini diharapkan bisa memotivasi anak-anak agar mereka bisa menaklukan hari Senin dengan semangat baru,” imbuhnya.

              Pembelajaran daring sebenarnya bukan hal yang baru bagi SMK yang fokus mencetak talenta digital ini, karena meskipun dengan tatap muka, SMK Telkom Sidoarjo memang sudah terbiasa menggunakan beberapa aplikasi pembelajaran. “Anak-anak di rumah tidak sekedar butuh pembelajaran, tetapi juga butuh seseorang yang bisa memotivasi mereka,” ungkap Pak Rahmat, narasumber Monday Slay yang juga menjabat sebagai Kepala SMK Telkom Sidoarjo.

“Hari ini saya ingin memotivasi anak-anak, karena juga bertepatan dengan hari pertama kelas Design Thinking. Saya berharap dengan adanya upacara online ini, bisa memotivasi anak-anak untuk selalu produktif, tidak berhenti berpikir, dan melakukan hal positif,” harapnya.

              Sementara itu, program ini juga mendapat respon positif dari peserta didik. “Monday Slay berhasil mengobati rindu saya akan upacara bendera, karena pada awal pembukaan ada pemutaran lagu Indonesia Raya, kemudian ada protokol, dan juga ada amanat pembina upacara yaitu Pak Rahmat yang berhasil membuat saya termotivasi untuk belajar lebih baik lagi,” ungkap Dheva Ibra, peserta didik asal Kota Malang.

Sependapat dengan Dheva, Erwin Eka, peserta didik asal Nganjuk, mengatakan, “Program Monday Slay sangat menarik, karena banyak motivasi, support, dan dorongan yang diberikan oleh Pak Rahmat. Saya paling suka dengan ungkapan Pak Rahmat, kita harus ciptakan inovasi terbaru sekecil apapun itu.

              Monday Slay kemarin diikuti oleh guru, karyawan, seluruh peserta didik SMK Telkom Sidoarjo, beberapa wali murid, dan beberapa pihak lain. “Memang Monday Slay ini terbuka untuk umum, bagi yang hari ini belum bergabung, jangan lupa bergabung di upacara online SMK Telkom Sidoarjo setiap hari Senin pukul 07.00 s.d. 08.00 melalui Instagram Live akun SMKTelkomSDA,” tutupnya.

Bagikan berita