Mengenal MQTT Protokol untuk IoT

Mengenal MQTT Protokol untuk IoT

Seiring dengan perkembangan teknologi sekarang, protokol pengoperasian internet tidak lagi hanya berpatokan pada HTTP. Masih ada lagi yang dinamakan MQTT ( Message Queue Telemetry Protocol) dan memiliki berbagai keunggulan dibanding pendahulunya.

Wajar saja kalau beberapa dari kamu, sob merasa kurang familiar dengan istilah tersebut. Tapi tidak masalah karena sebentar lagi artikel berikut akan membahas lebih dalam MQTT protokol IoT ( Internet of Things ) secara lengkap.   

Apa itu MQTT?

MQTT adalah sebuah protokol sebagaimana HTTP yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara perangkat satu dengan lainnya. Bedanya di sini MQTT tetap mampu melakukan komunikasi dengan perangkat yang tidak memiliki nama alamat sekalipun.

Selain itu dalam cakupan internet, MQTT secara umum yang lebih orang-orang pilih. Salah satu alasannya karena bisa mentransfer maupun menerima suatu data lewat jaringan yang sumber daya dan bandwidth-nya serba terbatas. 

Faktor lainnya yang membuat MQTT ternama juga karena ukuranya yang kecil. Hal yang membuatnya menjadi protokol yang ringan sehingga tidak terlalu membutuhkan spesifikasi perangkat yang tinggi. Bayangkan kamu hanya butuh memori 2 bytes saja untuk mengirimkan pesan dengan header kecil. 

Apakah kelebihannya itu saja? Tentu saja tidak, masih banyak sisi positif lainnya. Sisi-sisi positif lainnya ini akan dibahas lebih lanjut pada poin tersendiri.

Cara Kerja MQTT

Kurang lebihnya supaya kamu lebih mengerti seperti apa MQTT protokol IoT maka berikut merupakan gambaran cara kerjanya : 

  • MQTT bagian klien perlu kamu koneksikan dulu dengan MQTT bagian broker.

  • Apabila proses koneksi selesai, klien kini jadi bisa melakukan berbagai aktivitas seperti menyebarkan pesan, berlangganan pesan tertentu, atau bahkan melakukan keduanya.

  • Kemudian waktu broker MQTT menerima pesan, pesan akan sistem teruskan pesan tersebut ke pelanggan yang tertarik.

Kelebihan MQTT

Selain dari kelebihan yang sudah poin soal definisi MQTT protokol IoT, berikut merupakan sisi positif lainnya yang akan user nikmati berdasarkan uraian dari website resmi MQTT

  1. Pengiriman Pesan yang Andal

Keandalan pengiriman pesan sangat penting untuk banyak kasus penggunaan IoT. Inilah mengapa MQTT memiliki 3 tingkat kualitas layanan yang ditentukan: 0 - paling banyak satu kali, 1 - setidaknya satu kali, 2 - tepat satu kali.

  1. Keamanan MQTT yang Terjamin

Komunikasi MQTT menggunakan protokol SSL untuk melindungi data sensitif yang dikirimkan oleh perangkat IoT. Kamu dapat menerapkan identitas, autentikasi, dan otorisasi antara klien dan broker menggunakan sertifikat SSL dan/atau kata sandi. 

Broker MQTT biasanya mengautentikasi klien menggunakan kata sandi mereka serta pengidentifikasi klien unik yang dialokasikan untuk setiap klien. Dalam sebagian besar implementasi, klien mengautentikasi server dengan sertifikat atau pencarian DNS. Kamu juga dapat menerapkan protokol enkripsi dengan MQTT.

Kekurangan MQTT

Kekurangan MQTT protokol IoT sifatnya tergolong minor terkait perbandingan dengan HTTP. Aspek kekurangannya terletak pada biaya untuk melakukan instalasi koneksi apabila hanya ada satu pesan yang dikirim dalam setiap sesi TCP. 

Namun kondisi semacam ini bukan skenario normal untuk IoT. Alasannya karena pada kondisi riil,  pasti akanbeberapa pesan dikirim dan diterima dalam sesi TCP yang sama. Dari situ akan langsung membuat  keunggulan MQTT dengan cepat meningkat.

Penerapan MQTT

Pada kehidupan sehari biasanya sistem ini dipakai untuk keperluan yang bagaimana? Pubnub menjawabnya lewat beberapa contoh penggunaan MQTT di bawah ini

  • Dalam bidang pertanian, MQTT digunakan untuk memantau faktor lingkungan seperti kelembaban tanah, suhu, dan kelembaban udara, memungkinkan petani untuk mengambil tindakan yang tepat. 

  • Dalam otomatisasi industri, MQTT dapat memantau proses manufaktur dari awal hingga akhir, memastikan kualitas yang konsisten dan mengidentifikasi masalah sistemik dalam rantai produksi. 

  • Dalam transportasi, MQTT digunakan untuk memantau lampu lalu lintas, meteran parkir, dan lokasi real-time transportasi umum.

Itulah seputar MQTT protokol IoT yang perlu kamu tahu supaya nanti bisa menentukan mana kondisi yang tepat antara MQTT ataukah HTTP.

Protokol MQTT merupakan standar komunikasi untuk perangkat IoT yang menawarkan koneksi cepat dan andal. 

Sama seperti MQTT, Jagoan Hosting Indonesia hadir untuk memberikan layanan hosting, VPS Murah dan domain yang cepat, aman, dan mudah digunakan. Dengan Jagoan Hosting, kamu bisa mengonlinekan website kamu hanya dalam hitungan menit!

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan layanan hosting dan domain terbaik dari Jagoan Hosting. Ayo, wujudkan impianmu untuk memiliki website yang cepat, aman, dan mudah dikelola. 

FAQ 

  1. Apa itu broker MQTT?

Jawaban: Broker MQTT adalah server yang menangani semua pesan yang diterbitkan dan dikirim oleh klien. Broker memastikan bahwa pesan dikirim ke semua klien yang berlangganan topik yang sesuai.

  1. Apa saja perbandingan MQTT vs. HTTP untuk IoT ?

Cedalo memaparkannya seperti ini : 

  • Perbandingan Dari Segi Ukuran Paket Data

Paket MQTT protokol IoT mengandung setidaknya dua byte jika koneksi sudah terbuka. Tapi jika masih belum diatur seperti itu oleh user maka, paket MQTT CONNECT akan menunggu perintah yang diberikan (seperti lastWill, dll.). Di sisi lain paket HTTP lebih berat dengan isi lebih dari delapan byte.

  • Perbandingan Dari Segi Encoding

Untuk proses encoding, HTTP lebih mengandalkan teks. Base64 untuk mengenkripsi dan mendekripsi setiap kode biner. Sistem semacam ini sayangnya dapat  menciptakan beban kerja tambahan untuk CPU. Sebaliknya, payload MQTT dapat berupa jenis data apa saja – encoding sama sekali tidak kamu perlukan.

  • Perbandingan Dari Segi Keandalan

MQTT protokol IoT keandalannya terbukti dari kemampuan untuk menunjukkan kepada klien mengenai data yang telah mereka kirim/ diterima (dan diakui). Untuk mencapai keandalan yang sama dengan HTTP, kamu perlu mengimplementasikan add-on tambahan. Jadi bisa dikatakan kinerja MQTT lebih efisien

  • Perbandingan Dari Segi Tujuan

Perbedaan paling signifikan terletak pula  pada tujuan dari protokol HTTP dan MQTT. Model publish/subscribe (pub/sub) dari MQTT dan model one-to-many dari HTTP memiliki tujuan yang berbeda dan dirancang untuk keperluan yang berbeda pula.

  1. Apakah MQTT hanya digunakan untuk IoT?

Meskipun MQTT protokol IoT sangat populer tapi masi bisa kamu gunakan dalam berbagai aplikasi lain yang membutuhkan komunikasi efisien dan andal. Contohnya sistem notifikasi, aplikasi mobile, dan layanan cloud.

  1. Apa yang dimaksud dengan topik dalam MQTT?

Jawaban: Topik dalam MQTT adalah string hierarkis yang digunakan untuk mengkategorikan pesan. Klien menerbitkan pesan ke topik tertentu, dan klien lain yang berlangganan topik tersebut akan menerima pesan. Contoh topik bisa berupa "sensor/suhu/kantor" atau "rumah/lampu/ruang tamu".

  1. Apa itu sesi persisten dalam MQTT?

Jawaban: Sesi persisten dalam MQTT memungkinkan broker untuk menyimpan informasi tentang klien (seperti langganan dan pesan yang belum terkirim) bahkan ketika klien sedang offline. Ini mengurangi waktu yang diperlukan untuk menyambungkan kembali klien ke broker setelah putus koneksi.


 

Bagikan berita